Sekolah Tinggi Teologi Imanuel Pacet ini berdiri dimulai dari usulan para pejabat gereja dalam Persekutuan Pejabat Gereja (PPG) Nasional pada tahun 1989 untuk membuka kembali Sekolah Alkitab yang sudah tidak aktif cukup lama. Dari usulan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan Sekolah Alkitab Imanuel Pacet (SAI) dari hasil MUBES (Musyawarah Besar) Gereja Sidang Jemaat Pentakosta Di Indonesia. Kemudian Pdt. Heru Santosa ditetapkan sebagai  Direktur Sekolah Alkitab Imanuel Pacet. Kemudian dibuka perkuliahan pertama pada tanggal 1 September 1991 dengan kondisi fasilitas dan pengurus masih sangat sederhana, dengan kepala asrama Bpk. Silas Sunardji yang juga merangkap tenaga administrasi. Jumlah siswa pertama kali berjumlah 18 orang siswa.

Pada tahun 2004 direktur Sekolah Alkitab Imanuel Pacet diganti oleh Dr. Daniel Ishak, M.Th. Sekolah Alkitab Imanuel Pacet dikembangkan kembali untuk meningkatkan mutu pendidikan karena adanya tuntutan zaman dengan nama Sekolah Tinggi Teologi Imanuel Pacet standar kelas ekstensi. Pada tahun 2006 mengajukan ijin dari Pembimas KEMENAG Jawa Timur. Dengan ijin penyelenggaraan baru tingkat Kementrian Agama Bimbingan Masyarakat tingkat Provinsi. Setelah dapat ijin operasional diperbolehkan untuk mengadakan ijin sementara dengan dasar supaya dilanjutkan untuk ijin ke Pembimas KEMENAG RI pusat. Dari tahun 2006 sampai 2010 berhasil melaksanakan wisuda lokal dua kali. Dan sejak saat itu menghadapi masa kekosongan dan tidak ada aktifitas perkuliahan.

Melalui kesepakatan bersama dari para pengurus Departemen Pendidikan Sinode Gereja Sidang Jemaat Pentakosta Di Indonesia dibentuklah Yayasan Putera Harapan Bangsa untuk mewadahi Sekolah Tinggi Teologi Imanuel Pacet kejenjang perijinan tingkat nasional dengan ketua Sekolah Tinggi Teologi Imanuel Pacet Dr. Simon Subagio, M.Th.,M.Pd.K.,M.Si. Tepat setelah mendapat visitasi dari Pembimas Kristen Protestan pada bulan Desember, maka Surat Keputusan Ijin Penyelenggaraan disahkan pada tanggal 16 Desember 2014 dengan Program Studi Teologi dan Program Studi Pendidikan Agama Kristen beserta Ijin Institusi Sekolah Tinggi Teologi Imanuel Pacet. Mahasiswa reguler pertama kali berjumlah lima orang untuk menambah jumlah, maka dibukalah kelas ekstensi di Surabaya dengan jumlah mahasiswa pertama kali 10 (sepuluh) orang. Perkuliahan kelas Surabaya diadakan di Gereja Sidang Jemaat Pentakosta Di Indonesia di Jl. Adityawarman – Surabaya. Seiring dengan bertambahnya waktu ada penambahan dari jumlah siswa dan pada tahun 2015 dibuka lagi kelas ekstensi di Driyorejo – Gresik dengan jumlah mahasiswa mencapai 12 (dua belas) orang. Perkuliahan diadakan di gedung Gereja Bethel Tabernakel Driyorejo. Dan pada tahun 2018 jumlah mahasiswa sudah mencapai 45 (empat puluh lima) orang.

Contact Info:

Whatsapp : (+62) 85259879525
Facebook : STT Imanuel Pacet
Instagram : @sttimanuelpacet
Youtube : STT Imanuel Pacet